Rabu, 03 Agustus 2011

So Long.. Arriverdeci.. Poka... Auf Wiedersehen... Dah Neee! *nada banci*

Tadi, baru aja iseng buka link yang dishare ama seorang teman..eh..sebuah makhluk deh...makhluk bukan ya? gak jelas sih dia spesis apa! dibilang manusia tapi kelukannya gak manusiawi, haha, dikelompokan ke dalam kelompok macacusirus, tapi gak tega.. ah biarlah.. apapun dia, terimakasih telah memposting, nis! 

Artikel yang berjudul  5 Ciri Pria yang Memiliki Kematangan Emosional yang saya dapatkan dari situs wilipop.com. Eh gue perlu footnote gak sih? ntar gue kena plagiarisme lagi! (efek mabok makalah). Okelah, itu tuh situsnya ya, nih biar yang pada pengen baca gampang, sekalian gue share link-nya deh : http://www.wolipop.com/read/2011/08/03/173356/1695858/852/5-ciri-pria-yang-memiliki-kematangan-emosional?hlight%3FcreateStatic=1

Oke, yang membuat gue nyengir dan cukup merasa jumawa dengan keputusan yang gue buat beberapa bulan yang lalu adalah, karena ketika gue membaca tiap poin yang ada di dalam artikel tersebut sangat nampol! Meeen, kalah meeen, tampolan cengkok Charlie ST 12 pas nyanyi SARIMIE SOTO KOYA, NIKMATNYA SOTO.. GURIHNYA KOYAA! (abaikan). Hai yey, yang dua tahun lalu masang petasan mercon di hati eike, ternyata 5 poin yang ada di dalam artikel itu BELOM ada di diri yey ampe sekarang! gue memakai diksi belom, karena siapa tau di waktu mendatang dia punya poin-poin itu kan, who knows? 

Poin pertama itu berani mengambil keputusan
Haha.. yasalaam, buat ngambil keputusan mau makan apa aja yey bisa bingung ye kan? gimana mau ngambil keputusan yang besar dan krusial!

Poin kedua itu berani bertanggung jawab
Ini lagi, ambil keputusan saja sulit, bagaimana untuk bertanggung jawab? 

Poin ketiga itu punya tujuan hidup
Tujuan hidup? Tujuan makan saja binguuung... 

Poin keempat, memiliki orang-orang terdekat (seperti sahabat laki2)
Sepertinya yey lebih banyak sahabat wanita 

Poin kelima, dapat mengekspresikan diri
Hehe, wassalam..

Selama ini gue bukannya tutup mata kan? I have tried, and you haven't changed yet. Bukannya sok iye nulis2 begini. I just feel that my decision was right. Beberapa teman dekat waktu itu bertanya "kenapa?" dan mungkin merasa heran dengan penjelasan gue yang sepertinya memang terlalu mikir ke depan. Hehe, gapapa deh. Behind of the laughters and those silly things, i am a thinker instead.. :) 

Jadi... kesimpulan versi gue nih ya.. mungkin lagu Daniel Bennigfield, if you're not the one, yang sangat digandrungi oleh hampir seluruh remaja perempuan di tahun 2003-an itu tidak berlaku buat kita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar