Ya betul, saya sedang pms. Apa? gak tau pms itu apa? itu loooh sindrom Pengen Makan Selalu kalo kata temen gue si shongki hehehe. Gak deeeeng, pms itu pre menstruasi syndrome/sindrom pra menstruasi. Mungkin bagi sebagian wanita tidak ada yang spesial dari si pms ini. Namun apa daya, bagi gue pms cukup membuat hati sedikit berantakan, hehehe. Suasana hati jadi mellow mellow gak jelas gitu, di tambah tingkat kesensitifan jadi naik 2 tingkat, dan kondisi badan yang jadi rada- rada gak fit gitu -_- Naaaaah jadi kebayang kan? lagi pms dengan kondisi normal aja udah begitu, apa lagi ditambah masalah sana sini? hahaha
Beberapa bulan terakhir ini gue merasa masa pms gue menjadi agak tambah tidak menyenangkan. Entah mengapa selalu aja ada yang membuatnya tambah berantakan. Kadang- kadang gue ngerasa pengen nangis kalo lagi di situasi kayak gini haha, hey i'm not that cheerful :D
Deadline tugas dan beberapa masalah menjadi penambah cita rasa si pms ini. Rasanya jadi makin gak karuan. Ah sudahlah, bukan ah hidup memang selalu di penuhi pasang surut? (ceilah). Hadapilah dengan ketawa! BAHAHAHAHAHA (langsung ketawa jin). It'll pass... it'll pass...
i was a diary girl, now i don't have them anymore, so i just try to flow some here, hope you enjoy it! :)
Rabu, 26 Mei 2010
Sabtu, 03 April 2010
dan saya sedang sedih, maaf...
i hate this undescribable feeling!
did you really know what you have done?
i can't hate you, but i need a little time to keep me sane
pardon me
i just won't move for awhile...
did you really know what you have done?
i can't hate you, but i need a little time to keep me sane
pardon me
i just won't move for awhile...
Senin, 15 Maret 2010
Pertanyaan klasik yang cukup mengusik
"Udah punya pacar ya, la?"
"La, kapan jadian? haha"
"Pacarnya anak mana, La? hihi"
Itulah sederet pertanyaan yang menurut gue cukup klasik tapi acap kali ditanyakan oleh orang- orang disekeliling gue semenjak gue masih SMA. Ya temen, ya Bude, ya Tante, ya Nenek. Hadu hadu, Ya Salaaaaam... Dan biasanya gue akan menjawab pertanyaan itu dengan satu kata atau sebuah rangkaian kata seperti, "belooooom", "ah entar dulu ah" atau "ga punya kok".
Kadang gue merasa bingung, kenapa sih itu pertanyaan sering banget diulang- ulang? Dalam kurun waktu berdekatan pula? Mungkin muke kayak gue ada potensi kali ye nyembunyiin pacar ganteng kayak Tom Cruise atau bang ganteng kayak Ashton Kutcher? Oh sori, dia emang mantan suami saya.. sori sori.. kalo gitu hmm bang ganteng ala Taylor Lautner? raaaawrr meong :3 (apa sih? hahaha)
Kalau begitu, dalam tulisan gue yang ini gue tegaskan sekali kali, kalo GUE BELOM PUNYA PACAR dan sepertinya belum akan berpacaran dalam kurun waktu dekat ini (secara kutukan band tepok gue masih sisa setaun haha). I'm still 18 heeeey!
Nanti... kelak, jika gue punya pacar gue juga gak akan main kucing- kucingan kayak artis- artis kok, biarpun pacar gue entar vokalis band, kece marece, ganteng (HAHAHAHA harapan kala kini CUIH). Enggak deeeeng, hehe, harapan gue mah sederhana, gue cuma mau laki- laki yang baik dan mau struggle serta bertanggung jawab. Kalo masalah tampang mah, yaaa kalo kata tante gue sih "kalo dapet suami cakep mah itu bonus" hehe. Percuma ganteng tapi otaknya segede kacang kedelai! nyeeeh...
Jadi begitulah, terkadang pertanyaan klasik, yang biasa dipakai oleh orang Indonesia sebagai kalimat basa- basi, bisa menjadi cukup mengusik haha. Buat teman- teman gue yang juga merasa hal yang sama, tenaaaaang... siapa tau nanti kita bakalan dapet bonus-nya? atau malah dobel bonus? hihi, we'll see then hmm.. :)
"La, kapan jadian? haha"
"Pacarnya anak mana, La? hihi"
Itulah sederet pertanyaan yang menurut gue cukup klasik tapi acap kali ditanyakan oleh orang- orang disekeliling gue semenjak gue masih SMA. Ya temen, ya Bude, ya Tante, ya Nenek. Hadu hadu, Ya Salaaaaam... Dan biasanya gue akan menjawab pertanyaan itu dengan satu kata atau sebuah rangkaian kata seperti, "belooooom", "ah entar dulu ah" atau "ga punya kok".
Kadang gue merasa bingung, kenapa sih itu pertanyaan sering banget diulang- ulang? Dalam kurun waktu berdekatan pula? Mungkin muke kayak gue ada potensi kali ye nyembunyiin pacar ganteng kayak Tom Cruise atau bang ganteng kayak Ashton Kutcher? Oh sori, dia emang mantan suami saya.. sori sori.. kalo gitu hmm bang ganteng ala Taylor Lautner? raaaawrr meong :3 (apa sih? hahaha)
Kalau begitu, dalam tulisan gue yang ini gue tegaskan sekali kali, kalo GUE BELOM PUNYA PACAR dan sepertinya belum akan berpacaran dalam kurun waktu dekat ini (secara kutukan band tepok gue masih sisa setaun haha). I'm still 18 heeeey!
Nanti... kelak, jika gue punya pacar gue juga gak akan main kucing- kucingan kayak artis- artis kok, biarpun pacar gue entar vokalis band, kece marece, ganteng (HAHAHAHA harapan kala kini CUIH). Enggak deeeeng, hehe, harapan gue mah sederhana, gue cuma mau laki- laki yang baik dan mau struggle serta bertanggung jawab. Kalo masalah tampang mah, yaaa kalo kata tante gue sih "kalo dapet suami cakep mah itu bonus" hehe. Percuma ganteng tapi otaknya segede kacang kedelai! nyeeeh...
Jadi begitulah, terkadang pertanyaan klasik, yang biasa dipakai oleh orang Indonesia sebagai kalimat basa- basi, bisa menjadi cukup mengusik haha. Buat teman- teman gue yang juga merasa hal yang sama, tenaaaaang... siapa tau nanti kita bakalan dapet bonus-nya? atau malah dobel bonus? hihi, we'll see then hmm.. :)
Kamis, 11 Maret 2010
kamuflase yang bikin kusut, ngeeek -_-
Pernah gak berkamuflase? sebenernya tau tapi pura- pura bego gak tau? sebenernya suka tapi menyangkal mati- matian karena ketelen gengsi? sebenernya mau tapi menolak karena beberapa hal rasional dan irasional dalam diri kamu saling tarik menarik?
Gue pernah. Oh sori ralat! Gue SEDANG. Yaaa... gue sedang berkamuflase. Belaga gak tau apa- apa di depan dia, berusaha nyengir padahal hati teriris, idung kembang kempes acap kali ngasih pujian yang padahal saya gak kepengen ngasih pujian itu ke dia, dll. Ih capek ya? grr.. tapi gimana? kadang gue gak bisa untuk tidak berkamuflase :(
Kadang gue pengen dengan lantang berkata "Gue meringis kayak kebo keiris cukuran kumis tiap kalo lo cerita tentang si dia!" atau lebih ekstrimnya nyanyiin lagunya The Beatles yang This Boy kali ye di depan dia? hahaha, liriknya aja tinggal di ganti jadi "girl", tiap ada kata "boy".
Aaaah yasutralah, gue yang memutuskan ya gue juga yang harus nelen hehe. Maybe he's just not into me. Patah hati? Oh jelas! haha, but hey, it's the part of falling in love right? hmmm... Anggaplah berarti bukan dia yang nanti akan gue minta untuk nyanyiin lagunya Bread yang "if". Bukan... Bukan dia...
Oh and this girl would be happy just to love you...
dan lagu "This Boy" pun menemani malam gue sembari berkutat dengan sintaksis yang super "manis" ini..
Gue pernah. Oh sori ralat! Gue SEDANG. Yaaa... gue sedang berkamuflase. Belaga gak tau apa- apa di depan dia, berusaha nyengir padahal hati teriris, idung kembang kempes acap kali ngasih pujian yang padahal saya gak kepengen ngasih pujian itu ke dia, dll. Ih capek ya? grr.. tapi gimana? kadang gue gak bisa untuk tidak berkamuflase :(
Kadang gue pengen dengan lantang berkata "Gue meringis kayak kebo keiris cukuran kumis tiap kalo lo cerita tentang si dia!" atau lebih ekstrimnya nyanyiin lagunya The Beatles yang This Boy kali ye di depan dia? hahaha, liriknya aja tinggal di ganti jadi "girl", tiap ada kata "boy".
Aaaah yasutralah, gue yang memutuskan ya gue juga yang harus nelen hehe. Maybe he's just not into me. Patah hati? Oh jelas! haha, but hey, it's the part of falling in love right? hmmm... Anggaplah berarti bukan dia yang nanti akan gue minta untuk nyanyiin lagunya Bread yang "if". Bukan... Bukan dia...
Oh and this girl would be happy just to love you...
dan lagu "This Boy" pun menemani malam gue sembari berkutat dengan sintaksis yang super "manis" ini..
Kamis, 07 Januari 2010
i can't hold any longer, my heart will overflow soon!
i am in love with you
you're just too busy to catch my signals
i do admire you
you're just too blind even just to feel it
i don't mind to wait, never
but i have my limit too
i don't want you love her
cause i know she will bring you down!
can you just look back at me?
paka,
*Elmira Elegan yang sedikit gundah gulana akibat diobrak abri hatinye*
you're just too busy to catch my signals
i do admire you
you're just too blind even just to feel it
i don't mind to wait, never
but i have my limit too
i don't want you love her
cause i know she will bring you down!
can you just look back at me?
paka,
*Elmira Elegan yang sedikit gundah gulana akibat diobrak abri hatinye*
The silly things around me :D
Hola amigos, di liburan panjang kita ini, gue tau ada kemungkinan besar kalian merindukan gue, merindukan cerita- cerita konyol gue atau merindukan kekaleman dan keeleganan gue, i know it very well (dengan nada congkak minta di timpuk kaleng dancow) HAHAHAHA, intinya, gue mau sharing cerita- cerita konyol gue yang belum sempat gue ceritakan ke kalian karena medan semester 3 yang keras dan getir kemaren, semoga cerita- cerita ini akan menghibur kalian- kalian yang lagi pada galau, hehe
1st case
lokasi dan waktu : sma 31, sekitar awal tahun 2006
pelaku : gue, seorang teman sebut saja X, dan temen yang satu lagi
gue : gue ga suka sama band j-rocks, gayanya pada sok harajuku, pokoknya ga suka deh! apalagi bla bla BLAH.. (maaf disensor karena kepanjangan)
temen gue : (mendukung) iya gue juga!
seorang teman yang akan kita sebut X : (senyum2 kampret)
gue : (balik badan ke arah si X) oh iya, katanya kakak lo manajer band ya? manajer band apa?
X : J-ROCKS!
gue pun nelen ludah, disusul dengan otak gue yang langsung mendendangkan lagu my stupid mouth nya john mayer
2nd case
lokasi dan waktu : di rumah seorang teman lama, di penghujung tahun 2006
pelaku : gue dan seorang teman yang cantik jelita dengan badan bak luna maya
teman cantik : (sambil ngaca) aduh la, sebel deh gue! hari ini gue bad hair day! liat deh ga bagus banget kan rambut gue?
gue : (menringis bak kerbau keiris)
teman cantik : mendingan gue pake topi aja kali ya?
gue : lo bawel banget sih! baru bad hair day sehari aja rebek! GUE?! BAD FACE DAY DARI LAHIR GAK PERNAH PROTES!
teman cantik gue pun tertawa, entah untuk apa...
3rd case
lokasi dan waktu : di rumah tante gue, siang hari ini
pelaku : tante gue dan sepupu gue yang hari ini jadi penganten sunat
tante gue : fah, itu tetangga depan namanya siapa fah ibunya? ibu mau kirim undangan buat dia
sepupu gue : oh namanya tante dolly, bu!
tante gue : dolly itu nama anaknya ya fah?
sepupu gue : (dengan wajah aku-anak-tidak-tahu-apa-apa) bukan! itu nama ANJINGNYA!
dapatkah di bayangkan bilamana tante gue benar- benar keburu menuliskan "KEPADA YTH TANTE DOLLY" di undangannya?
4th case
lokasi dan waktu : rumah nenek, waktunya lupa, yang jelas pas gue sma
pelaku : gue dan nenek gue yang gahul
nenek : la, kamu kalo cuci muka, mukanya di pijat keatas ya la
gue : oh iya nek, emang kenapa?
nenek : biar nantinya awet muda gak keriputan, nenek aja gitu kok kalo cuci muka
gue : (kembang kempis idungnya menahan tawa)
kalo yang ngasih saran itu adalah teman gue atau orang- orang yang seumuran nyokap gue, pasti gue akan memandang mereka dengan takjub, tapi ini nenek gue yang udah 70 tahun dengan keriput disana sini (DAMAI NEK, AKU CINTA NENEK, MUAH <3)
oke, sekian. semoga 4 cerita tadi bisa bikin kalian senyam senyum di depan layar kompi, lappy atau di depan layar hp kalian. bila kalian berminat saya mungkin akan membuat sequel kedua dari note ini, terima kasih.
ps : menerima saran dan kritik agar gue semakin dekat dengan kekonyolan
ciao,
Elmira Elegan <3
*again, copy from my note on facebook, check out my fb : Elmira Nidya :)
1st case
lokasi dan waktu : sma 31, sekitar awal tahun 2006
pelaku : gue, seorang teman sebut saja X, dan temen yang satu lagi
gue : gue ga suka sama band j-rocks, gayanya pada sok harajuku, pokoknya ga suka deh! apalagi bla bla BLAH.. (maaf disensor karena kepanjangan)
temen gue : (mendukung) iya gue juga!
seorang teman yang akan kita sebut X : (senyum2 kampret)
gue : (balik badan ke arah si X) oh iya, katanya kakak lo manajer band ya? manajer band apa?
X : J-ROCKS!
gue pun nelen ludah, disusul dengan otak gue yang langsung mendendangkan lagu my stupid mouth nya john mayer
2nd case
lokasi dan waktu : di rumah seorang teman lama, di penghujung tahun 2006
pelaku : gue dan seorang teman yang cantik jelita dengan badan bak luna maya
teman cantik : (sambil ngaca) aduh la, sebel deh gue! hari ini gue bad hair day! liat deh ga bagus banget kan rambut gue?
gue : (menringis bak kerbau keiris)
teman cantik : mendingan gue pake topi aja kali ya?
gue : lo bawel banget sih! baru bad hair day sehari aja rebek! GUE?! BAD FACE DAY DARI LAHIR GAK PERNAH PROTES!
teman cantik gue pun tertawa, entah untuk apa...
3rd case
lokasi dan waktu : di rumah tante gue, siang hari ini
pelaku : tante gue dan sepupu gue yang hari ini jadi penganten sunat
tante gue : fah, itu tetangga depan namanya siapa fah ibunya? ibu mau kirim undangan buat dia
sepupu gue : oh namanya tante dolly, bu!
tante gue : dolly itu nama anaknya ya fah?
sepupu gue : (dengan wajah aku-anak-tidak-tahu-apa-apa) bukan! itu nama ANJINGNYA!
dapatkah di bayangkan bilamana tante gue benar- benar keburu menuliskan "KEPADA YTH TANTE DOLLY" di undangannya?
4th case
lokasi dan waktu : rumah nenek, waktunya lupa, yang jelas pas gue sma
pelaku : gue dan nenek gue yang gahul
nenek : la, kamu kalo cuci muka, mukanya di pijat keatas ya la
gue : oh iya nek, emang kenapa?
nenek : biar nantinya awet muda gak keriputan, nenek aja gitu kok kalo cuci muka
gue : (kembang kempis idungnya menahan tawa)
kalo yang ngasih saran itu adalah teman gue atau orang- orang yang seumuran nyokap gue, pasti gue akan memandang mereka dengan takjub, tapi ini nenek gue yang udah 70 tahun dengan keriput disana sini (DAMAI NEK, AKU CINTA NENEK, MUAH <3)
oke, sekian. semoga 4 cerita tadi bisa bikin kalian senyam senyum di depan layar kompi, lappy atau di depan layar hp kalian. bila kalian berminat saya mungkin akan membuat sequel kedua dari note ini, terima kasih.
ps : menerima saran dan kritik agar gue semakin dekat dengan kekonyolan
ciao,
Elmira Elegan <3
*again, copy from my note on facebook, check out my fb : Elmira Nidya :)
Dia, sang pengobrak abrik hati (duileeee)
Mereka, yang selalu membuat gertakan- gertakan baru. Membuat alis orang yang melihatnya menjadi naik dan berkerut. Mereka, yang berani berbicara di muka umum, padahal sebenernya yang mereka utarakan itu ada di dalam tiap hati rata- rata orang. Namun hanya mereka yang berani berbicara dengan lantang. Entah melalui syair, puisi atau cerita- cerrita mereka.
Mereka, yang berdandan nyentrik. Emoh berdandan seperti anak jaman sekarang yang makin berbelah rambutnya makin gaul, makin tenar, makin oke. Hem. Mereka, yang selalu saja berpikir, berpikir dan berpikir. Mungkin tidur pun juga berpikir! Berpikir bagaimana cara agar bersahabat dengan dunia. Membuat si dunia ini menerima mereka, sebagaimana ia menerima matahari dan hujan.
Mereka, yang terkadang salah kaprah. Mereka, yang terkadang mencari kebebasan. Padahal mau kalian jungkir balik akrobat bangun lagi jatoh lagi, kebebasan yang hakiki gak akan mereka dapetin! Mau hidup dimana kek pasti kalian akan ketemu yang namanya PERATURAN.
Mereka, yang terkadang tidak peduli dengan berapa perak duit yang mereka terima untuk sebuah pengorbanan yang mereka buat. Dengan azas YANG PENTING HEPI, mereka rela memberikan performa terbaik mereka hanya untuk mendapat satu kepuasan batin.
Mereka.. Yaa mereka.. Mereka.. Yang salah salah satunya ada dia. Mari, mulailah kita berganti sorotan tokoh. Tidak lagi tentang mereka, tapi tentang dia! Dia yang membuat saya menulis lirik- lirik yang sebundel itu. Menggiring saya mencipta nada itu, yang kemudian di harmonisasikan dengan lirik- lirik aneh itu. Dia, yang mendorong saya menjadi mulai mendengarkan lagu- lagu cinta yang bikin meler meleleh milik seorang Sean Lennon atau Sondre Lerche. Mereka. Mereka, para seniman. Seniman tulen. Bukan mereka yang cuman modal tampang dan kecimpring lalu dengan PD luar biasa tampil di panggung itu. BUKAN! BUKAN MEREKA! Dia pula yang membuat jari- jari saya terasa gatal, bak ada banyak keropeng yang menempel disana. Lalu mulai menekan deretan huruf- huruf di hadapan saya ini. Sampai akhirnya jadi kalimat dan paragraf ini.
Dia. Yang sudah lama saya dambakan hadirnya tapi tak kunjung datang selain di alam delusi. Cih, dia memang pengecut! Oh atau malah saya yang memang terlalu banyak berkhayal akannya?
Lalu.. permasalahannya, siapakah dia?! Huahahahaha, siapa yang bisa nebak? Ahahahahahaha. Ayo ayo di tebak- tebak! Yang bener di kasih hadiah, makan di rumah gue sepuasnya, tapi bekelnya bawa sendiri- sendiri, ehehehe (EH! TAPI GAK BOLEH NYEBUT MERK YAAAA! JANGAN NYEBUT JULUKAN JUGA! HAHA :D misalnya nyebut : ih itu kan si tonggos itu kan? atau apalaaah hehe, ITS JUST FOR FUN!)
*copy from my note facebook :)
cheers
Elmira Elegan
Mereka, yang berdandan nyentrik. Emoh berdandan seperti anak jaman sekarang yang makin berbelah rambutnya makin gaul, makin tenar, makin oke. Hem. Mereka, yang selalu saja berpikir, berpikir dan berpikir. Mungkin tidur pun juga berpikir! Berpikir bagaimana cara agar bersahabat dengan dunia. Membuat si dunia ini menerima mereka, sebagaimana ia menerima matahari dan hujan.
Mereka, yang terkadang salah kaprah. Mereka, yang terkadang mencari kebebasan. Padahal mau kalian jungkir balik akrobat bangun lagi jatoh lagi, kebebasan yang hakiki gak akan mereka dapetin! Mau hidup dimana kek pasti kalian akan ketemu yang namanya PERATURAN.
Mereka, yang terkadang tidak peduli dengan berapa perak duit yang mereka terima untuk sebuah pengorbanan yang mereka buat. Dengan azas YANG PENTING HEPI, mereka rela memberikan performa terbaik mereka hanya untuk mendapat satu kepuasan batin.
Mereka.. Yaa mereka.. Mereka.. Yang salah salah satunya ada dia. Mari, mulailah kita berganti sorotan tokoh. Tidak lagi tentang mereka, tapi tentang dia! Dia yang membuat saya menulis lirik- lirik yang sebundel itu. Menggiring saya mencipta nada itu, yang kemudian di harmonisasikan dengan lirik- lirik aneh itu. Dia, yang mendorong saya menjadi mulai mendengarkan lagu- lagu cinta yang bikin meler meleleh milik seorang Sean Lennon atau Sondre Lerche. Mereka. Mereka, para seniman. Seniman tulen. Bukan mereka yang cuman modal tampang dan kecimpring lalu dengan PD luar biasa tampil di panggung itu. BUKAN! BUKAN MEREKA! Dia pula yang membuat jari- jari saya terasa gatal, bak ada banyak keropeng yang menempel disana. Lalu mulai menekan deretan huruf- huruf di hadapan saya ini. Sampai akhirnya jadi kalimat dan paragraf ini.
Dia. Yang sudah lama saya dambakan hadirnya tapi tak kunjung datang selain di alam delusi. Cih, dia memang pengecut! Oh atau malah saya yang memang terlalu banyak berkhayal akannya?
Lalu.. permasalahannya, siapakah dia?! Huahahahaha, siapa yang bisa nebak? Ahahahahahaha. Ayo ayo di tebak- tebak! Yang bener di kasih hadiah, makan di rumah gue sepuasnya, tapi bekelnya bawa sendiri- sendiri, ehehehe (EH! TAPI GAK BOLEH NYEBUT MERK YAAAA! JANGAN NYEBUT JULUKAN JUGA! HAHA :D misalnya nyebut : ih itu kan si tonggos itu kan? atau apalaaah hehe, ITS JUST FOR FUN!)
*copy from my note facebook :)
cheers
Elmira Elegan
Langganan:
Postingan (Atom)